Kalau kamu suka film horor lokal yang nggak cuma serem tapi juga penuh misteri budaya, Janur Ireng wajib masuk watchlist kamu! Dari tim yang sukses bikin kita nggak bisa tidur lewat Sewu Dino, kali ini mereka balik lagi dengan cerita baru yang lebih gelap, lebih mistis, dan pastinya lebih bikin merinding. Yuk, kita kulik bareng kenapa film ini jadi salah satu horor paling ditunggu tahun ini!
Contents
Janur Ireng 2025: Prekuel dari Sewu Dino
Jadi, Janur Ireng ini ceritanya terjadi sebelum semua kegaduhan yang dialamin Sri dan kawan-kawan di Sewu Dino. Kalau di film pertama kita dikasih lihat akibatnya, yaitu ritual Basuh Sedo yang menyeramkan itu, maka di Janur Ireng kita bakal diajak balik ke masa lalu buat ngelihat sebabnya. Film ini jawab semua rasa penasaran kita: dari mana sih asal-usul kutukan 1000 hari itu? Siapa otak di baliknya? Dan yang paling penting, kenapa dendamnya ditujukan khusus ke keluarga Atmojo?
Ini semua berkaitan sama yang namanya Trah Pitu Lakon, atau tujuh keluarga yang terlibat dalam perjanjian gelap demi kekuasaan dan keabadian. Keluarga Kuncoro, yang jadi sentral di film ini, adalah salah satu dari tujuh trah itu. Kutukan janur ireng sendiri adalah senjata andalan mereka, sebuah ritual santet yang dipakai buat menyingkirin musuh dan menjaga “kemurnian” trah mereka. Serem, kan?
Cerita Dua Saudara yang Terjebak
Alkisah, ada kakak beradik, Sabdo dan Intan, yang hidupnya sederhana tapi berasa hangat dan bahagia. Nah, musibah datang waktu rumah peninggalan orang tua mereka kebakaran dan habis dilalap api. Dalam keadaan bingung dan enggak tau harus kemana, tiba-tiba muncul seorang pria tajir bernama Arjo Kuncoro yang ngaku-ngaku sebagai paman mereka.
Arjo dengan baik hati atau yang keliatan baik hati yang nawarin Sabdo dan Intan buat tinggal di rumah keluarganya yang mewah. Awalnya sih kayak dapat rezeki nomplok, ya. Tapi lama-kelamaan, aura mistis dan gelap di rumah itu mulai mereka rasain. Mereka pun sadar bahwa mereka bukanlah tamu yang disambut, tapi malah jadi bagian dari sebuah rencana jahat yang udah disusun rapi. Rencana yang melibatkan kutukan mematikan dari janur ireng.
Team Creative yang Bikin Semakin Mantap
Sutradara yang diamanatin buat nerusin cerita ini adalah Kimo Stamboel. Yes, orang yang sama yang sukses bikin kita melek dan waspada sama pocong gara-gara Sewu Dino! Dia kembali dipercaya buat ngarahin film ini, dan pastinya bakal bawa vibe horor khasnya yang ngena banget.
Proses syutingnya dilakukan di Jogja, jadi expect nuansa Jawa yang kental dan autentik banget. Buat nambahin atmosfer horornya, film ini juga pake teknologi sound Dolby Atmos. Bayangin aja, suara bisikan-bisikan, derit pintu, sampai teriakan, bakal kedengeran lebih hidup dan bener-bar nyata di kuping kita. Dijamin merinding!
Produsernya masih sama, sang raja horor Indonesia, Manoj Punjabi. Beliau bahkan bilang kalau Janur Ireng ini bakal “lebih gelap, lebih dalam, dan lebih emosional” dibandingin pendahulunya. Para aktornya juga pada ngelakuin riset khusus soal budaya dan ritual Jawa biar perfomance mereka lebih believable dan nyemplung banget ke karakternya.
Deretan Pemain yang Bikin Penasaran
Film ini dihiasi oleh para pemain yang jago aktingnya. Marthino Lio yang kita kenal lewat Imperfect dan Mencuri Raden Saleh bakal jadi Sabdo. Ratu Rafa akan memerankan adiknya, namanya Intan.
Nah, yang bikin gemes pastinya karakter antagonis utamanya, Arjo Kuncoro, yang diperanin oleh Tora Sudiro. Dari teaser yang ada, karakternya ini manipulatif, penuh misteri, dan diprediksi bakal jadi salah satu tokoh horor paling memorable.
Ada juga Rio Dewanto yang jadi Sugik, supir keluarga yang ternyata menyimpan rahasia besar. Gisellma Firmansyah, Epy Kusnandar, Masayu Anastasia, dan Karina Suwandi juga ikut meramaikan sebagai karakter pendukung yang katanya punya peran kuat.
Alasan Wajib Nonton Janur Ireng
- Ceritanya Lebih Intens: Kita bakal dibukain tabir rahasia terbesar dari semesta Sewu Dino. Ini bukan cuma sekadar film horor jumpscare, tapi punya lore yang dalam tentang dendam, kutukan, dan konspirasi keluarga tua.
- Visual dan Budayanya Kuat: Nuansa Jawa yang gelap dan banyak simbol-simbol mistis kayak janur ireng bakal bikin atmosfer film jadi mencekam banget. Ini horor yang autentik dan rooted dalam budaya lokal.
- Dengar-dengarnya Bikin Merinding: Teknologi Dolby Atmos-nya bakal bantu banget buat bikin kita merasa ada di dalam film. Setiap suara dirancang buat ningkatin tension dan rasa takut.
- Puzzle yang Lengkap: Buat kalian fans Sewu Dino, ini adalah potongan puzzle yang wajib banget ditonton. Ceritanya bakal nyambung dan bikin kita ngerti banget keseluruhan universe-nya.
- Horor yang Bukan Cuma Takutin, Tapi Juga Ngingetin: Film ini mengangkat tema-tema kayak santet, trah, dan janur dalam konteks budaya Jawa. Jadi selain ngeri, kita juga jadi tau sedikit tentang kepercayaan dan hal mistis dalam budaya kita.
Antusiasme Netizen yang Udah Meledak
Teaser trailernya udah rilis tonton aja di YouTube. Banyak netizen yang komentar kalau vibe film ini keliatannya “lebih kelam dan brutal” dibanding Sewu Dino. Antusiasme dari fans SimpleMan (penulis novel dan thread Twitter originalnya) juga gila-gilaan. Apalagi novel Janur Ireng sendiri udah jadi best-seller sejak tahun 2020. Jadi, bisa dibilang basis penggemarnya udah kuat banget.
Jadi, siap-siap aja deh buat dihantui sama kutukan janur ireng! Film ini promise banget jadi salah satu film horor lokal yang bukan cuma sekadar bikin jerit-jerit, tapi juga punya cerita yang dalem dan bikin kita mikir lama abis nonton. Bakal nyambungin semua titik yang belum terjawab di Sewu Dino.
Jangan lupa tandain kalender dan siap-siap ke bioskop pas pertengahan 2025 nanti! Bakal seru banget nontonnya, apalagi kalau rame-rame. See you there!
Kalau kamu suka bahas film horor lokal, cek juga artikel lainnya di Movieismylife!